Infinix HOT 20S

Kelebihan dan Kekurangan Infinix HOT 20S

Infinix HOT 20S memiliki performa bertenaga berkat penggunaan chipset MediaTek Helio G96 (12nm) Octa-Core 2,05 GHz. Apalagi chipset tersebut didukung fitur MediaTek HyperEngine yang mampu meningkatkan performa ketika game sedang berjalan.

Untuk mendampingi kemampuan chipset besutan MediaTek tersebut, RAM 8 GB dan penyimpanan 128 GB sudah dihadirkan pada Infinix HOT 20S. Terdapat pula fitur Extended RAM yang bisa menyediakan RAM Virtual 5 GB.

Dengan begitu, Infinix HOT 20S memiliki RAM dengan kapasitas total mencapai 13 GB. Bahkan pihak Infinix berani mengklaim bahwa handphone ini dapat menyimpan sampai 20 aplikasi latar belakang dan berpindah aplikasi dengan mulus.

Untuk membuat pengguna merasa lebih imersif dan nyaman, Infinix HOT 20S sudah dilengkapi dengan layar 6,78 inci yang memiliki resolusi Full HD+ (2460 x 1080 piksel), teknologi IPS LCD, refresh rate 120Hz, dan touch sampling rate 240Hz.

Untuk mendukung fotografi dari penggunanya, Infinix HOT 20S menjagokan kamera utama 50 MP, makro 2 MP, dan depth 2 MP. Sedangkan kamera depannya memiliki resolusi 8 MP.

Dilengkapi dengan baterai 5.000mAh, perangkat ini diklaim Infinix mampu bertahan selama 12 jam untuk memainkan game, 27 jam untuk navigasi, 38 jam untuk panggilan telepon, atau 102 jam untuk memutar lagu.

Fitur 18W Fast Charging mampu mengisi daya baterainya dengan cepat. Sementara dukungan 5W Reverse Charging mampu membuat perangkat ini menjadi powerbank untuk mengisi daya handphone lain.

Adapun fitur biometrik yang dihadirkan pada Infinix HOT 20S terdiri dari sensor fingerprint yang terdapat di bagian samping dan fitur Face Unlock. Sementara dukungan dua kartu SIM, jaringan 4G-LTE, WiFi, port USB Type-C, dan port jack audio 3,5mm pun sudah dihadirkan pada perangkat ini.

Kekurangan
Dengan harga lebih dari Rp2 jutaan, Infinix HOT 20S tidak dilengkapi dengan kamera ultrawide. Padahal kamera jenis ini sudah digunakan oleh banyak handphone kompetitor karena fungsinya yang memudahkan pengambilan foto dengan area yang luas.

Sementara kamera makronya pun masih menggunakan resolusi 2 MP yang terasa kurang bagus kualitasnya. Namun bakal cukup apabila foto makronya hanya dipamerkan di aplikasi chat, email, maupun jejaring sosial saja.