Kunjungi Nigeria Bareng Pangeran Harry, Gaun Meghan Markle Dituding Menghina Kerajaan Inggris

Meghan Markle kembali membikin isu ketika mengunjungi Nigeria bersama Pangeran Harry untuk memenuhi undangan pemerintah setempat. Kali ini, polemik warganet dipicu oleh opsi gaunnya.

Menurut penelusuran warganet, gaun rancangan desainer Heidi Merrick berwarna pink merona itu dinamai Windsor. Sejumlah warganet malah mengaitkannya dengan nama salah satu istana Kerajaan Inggris yang sempat ditempati oleh Ratu Elizabeth II di masa akhir hidupnya itu.

Reaksi warganet terbelah dua. Ada yang menganggap gaun itu dipilih Meghan sebagai slot qris gacor penghormatan terhadap Inggris, kampung halaman Harry, melainkan yang lain melihatnya sebagai sebuah penghinaan.

“Mereka sudah mencoba untuk menghapus Windsors dari kehidupan mereka sepenuhnya, melainkan inilah Ny. Sussex yang mengenakan gaun bernama ‘Windsor’, haha!!” tulis seorang warganet mengomentari hal itu di X, dulunya disebut Twitter, dikutip dari NY Post, Pekan (12/5/2024).

“Dilakukan sebagai penghinaan. PASTI,” imbuh penggemar kerajaan lainnya.

“Meghan Markle amat berkeinginan memiliki hubungan dengan nama Windsor,” tulis yang lain.

“Perkawinan strategisnya dan langkah-langkah tak strategisnya semenjak ketika itu sudah menjadi bumerang. Seperti gaun dengan nama memberinya legitimasi yang terus menghindarinya!”

Yang lain menganggap penampilan Duchess of Sussex itu hanya kebetulan belaka. “Sejujurnya, menurutku orang-orang terlalu banyak membaca hal ini,” tulis wanita lain di X.

“Dia mengaplikasikan gaun dan tiba-tiba menyebut itu pesan rahasia? Mungkin ia hanya suka gaun itu,” bela warganet lainnya.

Lantas Ludes Terjual
Gaun sutra berempel dengan detail potongan di komponen belakang itu sekarang sudah terjual habis. Harganya menempuh USD1.350, sekitar Rp21,7 juta ketika masih tersedia, menurut situs situs desainer.

Dalam kesempatan berbeda, Meghantampil di panggung menjadi pembicara bersama Dr. Ngozi Okonjo-Iweala, Direktur Jenderal World Trade Organization (WTO). Dia memilih gaun warna merah jelas ketika menghadiri acara diskusi seputar perempuan dalam kepemimpinan, pada Sabtu, 11 Mei 2024.

Gaun maxi itu dirancang Orire, desainer perempuan muda asal Nigeria yang mengucapkan diri sebagai perancang sevara etis. Gaun itu diluncurkan pada 2021 dan dijual di berbagai warung ternama.