Nyaris Diri Usai Aniaya Sopir Taksi, Turis Australia Akhirnya Dideportasi dari Bali

Top 3 Berita Hari Ini tentang seorang warga negara Australia berinisial MJF dideportasi Kantor Imigrasi Ngurah Rai di Kabupaten Nakal, Bali. Pria berusia 25 tahun itu sebelumnya dicokok polisi sebab menganiaya seorang sopir taksi.

Ia dipulangkan setelah kasusnya dilimpahkan dari Polsek Kuta yang masuk kawasan hukum Kepolisian Resor spaceman Kota (Polresta) Denpasar. Menurut data perlintasan keimigrasian, turis Australia itu masuk kawasan Indonesia pada 18 April 2024 lewat Bandar Internasional I Gusti Ngurah Rai memakai Visa on Arrival (VOA) dan mempunyai izin tinggal yang berlaku hingga 17 Mei 2024.

Berita kedua yang banyak diminati yakni tentang pasangan Ria Ricis dan Teuku Ryan telah resmi becerai, sebagaimana yang telap dipegang Pengadilan Agama Jakarta Selatan secara e-court. Mereka resmi berpisah pada Jumat, 3 Mei 2024. Baru-baru ini salinan putusan perceraian mereka beredar di dunia maya.

Dokumen perceraian Ria Ricis dan Teuku Ryan dipublikasikan situs Mahkamah Agung (MA) serta dapat diakses publik. Salinan dokumen putusan itu menimbulkan fakta yang selama ini kurang dikenal publik. Berita ketiga yang banyak menarik perhatian yakni tentang undangan pernikahan Mahalini dan Rizky Febian diduga bocor dan beredar di media sosial (sosial media). Keduanya disebut akan melangsungkan akad nikah di salah satu hotel mewah di Jakarta.

Undangan pernikahan itu bentuknya seperti draft yang kemungkinan akan dicetak dalam bentuk surat undangan. Undangan kedua pasangan itu bertuliskan bahasa Bali. Sebelumnya, Rizky dan Mahalini diinformasikan akan melangsungkan pernikahan pada 8 Mei 2024 setelah menjalani serangkaian upacara adat. Untuk lebih lengkapnya simak Top 3 Berita Hari Ini berikut ini.

Seorang warga negara Australia berinisial MJF dideportasi Kantor Imigrasi Ngurah Rai di Kabupaten Nakal, Bali. Pria berusia 25 tahun itu sebelumnya dicokok polisi sebab menganiaya seorang sopir taksi. Ia dipulangkan setelah kasusnya dilimpahkan dari Polsek Kuta yang masuk kawasan hukum Kepolisian Resor Kota (Polresta) Denpasar.

“Kami telah deportasi dan namanya akan diusulkan masuk dalam daftar tangkal,” kata Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai Suhendra di Nakal, Bali, Pekan, 5 Mei 2024, diinformasikan dari Antara.